Superadmin | Kamis, 11 Juni 2026
Wonosobo Investment Business Forum 2026
WIBF 2026: Perkuat Kolaborasi Investasi Melalui Modernisasi
Pertanian dan Hilirisasi Pariwisata
WONOSOBO – Pemerintah Kabupaten Wonosobo melalui Dinas
Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) sukses
menyelenggarakan Wonosobo Investment Business Forum (WIBF) 2026 pada Selasa, 9
Juni 2026.
Forum strategis ini menjadi wadah pertemuan antara
pemerintah, dunia usaha, investor, serta pelaku UMKM untuk memperkuat iklim
investasi yang transparan dan kompetitif di daerah.
Acara dibuka secara resmi oleh Bupati Wonosobo, Afif
Nurhidayat, S.Ag., yang dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi untuk
mewujudkan tema pembangunan tahun 2027, yaitu “Modernisasi dan Hilirisasi
Pertanian untuk Transformasi Pariwisata Berkelanjutan”.
Kegiatan ini bertujuan untuk menyebarluaskan proyek
investasi siap tawar (Investment Project Ready to Offer/IPRO) serta membangun
jejaring kolaborasi demi peningkatan realisasi investasi daerah.
Sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi terhadap
perekonomian daerah, Bupati Wonosobo memberikan penghargaan Apresiasi Pelaku
Usaha kepada tiga perusahaan terpilih, yaitu:
PT Tambi: Penerima penghargaan kategori Realisasi Investasi
Tertinggi.
PT Surya Sejati: Penerima penghargaan kategori Penyerapan
Tenaga Kerja Terbanyak.
PT Phoenix Agung Pratama: Penerima penghargaan kategori
Tertib LKPM Terbaik.
Selain pemberian penghargaan, forum ini juga menjadi saksi
penandatanganan Letter of Intent (LoI) dan komitmen investasi. Tercatat,
investor yang akan masuk dan memperkuat sektor akomodasi serta pembangunan di
Wonosobo adalah PT Bersama Rancang Karya Indonesia dan PT Sumber Kasih
Indonesia (terkait proyek Hotel Santika).
WIBF 2026 juga mendorong hilirisasi melalui kemitraan
strategis antara perusahaan besar dengan pelaku usaha lokal dan kelompok tani.
Beberapa kemitraan yang diresmikan meliputi:
PT Agronesia /eksportir sayuran dan buah bermitra dengan
Kelompok Tani (Bolo Tani).
PT Turrima Agro /investor pupuk dengan Toko Tani dan Petani.
PT Yospar/ investor pariwisata dengan Ketua HIPM
PT Bogasari dengan Carisa Store.
CV Carica Gemilang dengan Petani Carica (Nurul Huda).
Dalam kesempatan ini, juga dilakukan penyerahan bantuan
berupa 150 paket pupuk dan insektisida dari PT Turrima, serta alat pertanian
dan rumah tangga dari Carica Gemilang kepada para pelaku usaha lokal.
Memasuki sesi inti, forum menghadirkan Sesi Talkshow yang
dipandu oleh moderator Matranto, S.Pd. (Ketua BPC HIPMI Wonosobo). Diskusi ini
menghadirkan dua narasumber ahli, yaitu M. Prayoga Sunandar, S.M, M.M. dari PT
Agronesia dan Dr. Adita Dea, M.M. dari Bukit Skipan.
Selain diskusi bisnis, acara ini juga dimeriahkan dengan
fitur tambahan berupa demo masak (pelatihan memasak) bagi ibu-ibu TP. PKK Kab.
Wonosobo yang dipandu langsung oleh narasumber Rony dari Bogasari.
Kegiatan ini juga memfasilitasi Business Matching atau
pertemuan tertutup satu lawan satu antara calon investor dan pemilik
proyek/petani guna membahas detail teknis investasi lebih lanjut.
Forum bisnis ini dihadiri oleh forkompinda, investor
Perusahaan Hubei Forbon dari Cina,investor dalam negeri, asosiasi bisnis,
lembaga keuangan.
Pemerintah Kabupaten Wonosobo memberikan kemudahan usaha dan
insentif untuk para pelaku usaha di wonosobo melalui Perbup no 48 tahun 2025.